ALLAH PUN MENYURUH BERORGANISASI
Oleh : Ahmad Syafaat
(Mahasiswa prodi Akhwal As-syaksiyah fakultas Agama
UNMA BANTEN)
Dalam
menjalani kehidupan alam semesta ini, manusia tidak akan terlepas dari masalah,sebaik-baik
manusia bukan orang yang lari dari masalah.Manusia bebas menentukan kehendaknya
mau menjadi manusia atau mau menjadi setan,Allah memberikan dua pilihan kepada
manusia untuk menikmati kesadaran atau kah menikmati keterpaksaan dari
intervensi pihak luar. Setiap orang berlomba-lomba untuk menjalani
kehidupan,padahal tantangan selanjutnya adalah menghidupkan dan menyadarkan
orang-orang yang belum sadar akan kehidupan.
Manusia
adalah mahluk sosial yang secara fitrah mengemban amanah menjadi khalifah
dimuka bumi berperan aktif sebagai pelaku organisasi yang masing-masing pribadi
memiliki tanggung jawab secara vertical maupun horizontal sehingga dapat
berkontribusi untuk umat.
Kegiatan
berorganisasi pasti dilakukan setiap orang yang hidup dialam jagat raya ini,
mulai dari diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Terdapat 2 kata
bantu yang tercantum dalam Al-qur’an untuk mempelajari organisasi ,kata
tersebut adalah Shaff dan Ummat . Kata shaff identik dengan
organisasi, jadi organisasi menurut analisis kata ini adalah suatu perkumpulan
atau jamaah yang mempunyai sistem yang teratur dan tertib untuk mencapai tujuan
bersama.bisa konfirmasi QS As-shaff ayat 4,maksud dari shaff menurut Al-qurtubi
adalah menyuruh masuk dalam sebuah barisan (organisasi) supaya terdapat
keteraturan untuk mencapai tujuan.Suatu pekerjaan apabila dilakukan dengan
teratur dan terarah.
Dari
sini dapat dikemukakan bahwa ciri organisasi adalah mempunyai pemimpin dan
terjadi ittiba ( mengikuti secara kritis) tehadap kepemimpinan
tersebut. Disamping itu kata (bunyanun
marshuusun) dalam QS al-shaff ayat 4, mengindikasikan bahwa dalam sebuah
organisasi hendaknya terdapat pembagian tugas dan wewenang sebagaimana yang
terjadi dalam sebuah bangunan atau rumah, ada yang menjadi tangga, ada yang
bertugas menjadi tiang,serta ada yang bertugas menjadi atap dan lain
sebagainya.
Dalam
menerima delegasi wewenang dan tanggung jawab hendaknya dilakukan secara
optimal dan sungguh-sungguh janganlah suatu organisasi melakukan tugas dan
wewenangnya dengan asal-asalan. Jika kita berkaca pada sejarah tentang
kekalahan umat islam dalam perang uhud menunjukan bahwa apabila seseorang tidak
melaksanakan tugasnya dengan baik dan tidak patuh kepada pemimpin maka
kehancuranlah yang akan terjadi. Seorang pemimpin dan para anggotanya harus
membentuk satu koordinasi yang baik dan tidak boleh terdapat percekcokan yang
membawa kepada permusuhan yang pada akhirnya mengakibatkan hancurnya persatuan
dan kesatuan bisa ditengok dan konfirmasikan kedalam hati QS al-anfal ayat :46
.
Dalam
Tafsinya Al-Maraghi menerangkan pertentangan yang menyebabkan rusaknya
koordinasi dalam organisasi akan membawa kepada kelemahan dan kegagalan maka
Nurkholis majdid berpendapat persaudaraan universal yang termasuk dalam
cita-cita islam serta mempersatukan bangsa dan Negara,
Berorganisasi sangat penting dan merupakan
hal yang pokok untuk menjalankan sebuah manajemen dalam kehidupan sehari-hari.
Seringkali kita terjebak dengan persepsi yang salah memandang organisasi
sebelah mata padahal semakin kita sibuk melakukan aktivitas yang bermanfaat
semakin itu pula kita akan menjadi bijak dan pandai dalam mengatur masalah
kehidupan,saya yakin orang yang berorganisasi dan orang yang tidak
berorganisasi pasti beda baik dari segala hal,Allah pun menyuruh
berorganisasi,bagaimana dengan kita,,? Mari kita bersama-sama membuat
perubahan.
No comments:
Post a Comment