Monday, July 25, 2016


ALLAH PUN MENYURUH BERORGANISASI

Oleh : Ahmad Syafaat

(Mahasiswa prodi Akhwal As-syaksiyah fakultas Agama UNMA BANTEN)



Dalam menjalani kehidupan alam semesta ini, manusia tidak akan terlepas dari masalah,sebaik-baik manusia bukan orang yang lari dari masalah.Manusia bebas menentukan kehendaknya mau menjadi manusia atau mau menjadi setan,Allah memberikan dua pilihan kepada manusia untuk menikmati kesadaran atau kah menikmati keterpaksaan dari intervensi pihak luar. Setiap orang berlomba-lomba untuk menjalani kehidupan,padahal tantangan selanjutnya adalah menghidupkan dan menyadarkan orang-orang yang belum sadar akan kehidupan.

Manusia adalah mahluk sosial yang secara fitrah mengemban amanah menjadi khalifah dimuka bumi berperan aktif sebagai pelaku organisasi yang masing-masing pribadi memiliki tanggung jawab secara vertical maupun horizontal sehingga dapat berkontribusi untuk umat.

Kegiatan berorganisasi pasti dilakukan setiap orang yang hidup dialam jagat raya ini, mulai dari diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Terdapat 2 kata bantu yang tercantum dalam Al-qur’an untuk mempelajari organisasi ,kata tersebut adalah Shaff dan Ummat . Kata shaff  identik dengan organisasi, jadi organisasi menurut analisis kata ini adalah suatu perkumpulan atau jamaah yang mempunyai sistem yang teratur dan tertib untuk mencapai tujuan bersama.bisa konfirmasi QS As-shaff ayat 4,maksud dari shaff menurut Al-qurtubi adalah menyuruh masuk dalam sebuah barisan (organisasi) supaya terdapat keteraturan untuk mencapai tujuan.Suatu pekerjaan apabila dilakukan dengan teratur dan terarah.

Dari sini dapat dikemukakan bahwa ciri organisasi adalah mempunyai pemimpin dan terjadi ittiba ( mengikuti secara kritis) tehadap kepemimpinan tersebut. Disamping itu kata (bunyanun marshuusun) dalam QS al-shaff ayat 4, mengindikasikan bahwa dalam sebuah organisasi hendaknya terdapat pembagian tugas dan wewenang sebagaimana yang terjadi dalam sebuah bangunan atau rumah, ada yang menjadi tangga, ada yang bertugas menjadi tiang,serta ada yang bertugas menjadi atap dan lain sebagainya.

Dalam menerima delegasi wewenang dan tanggung jawab hendaknya dilakukan secara optimal dan sungguh-sungguh janganlah suatu organisasi melakukan tugas dan wewenangnya dengan asal-asalan. Jika kita berkaca pada sejarah tentang kekalahan umat islam dalam perang uhud menunjukan bahwa apabila seseorang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik dan tidak patuh kepada pemimpin maka kehancuranlah yang akan terjadi. Seorang pemimpin dan para anggotanya harus membentuk satu koordinasi yang baik dan tidak boleh terdapat percekcokan yang membawa kepada permusuhan yang pada akhirnya mengakibatkan hancurnya persatuan dan kesatuan bisa ditengok dan konfirmasikan kedalam hati QS al-anfal ayat :46 .

Dalam Tafsinya Al-Maraghi menerangkan pertentangan yang menyebabkan rusaknya koordinasi dalam organisasi akan membawa kepada kelemahan dan kegagalan maka Nurkholis majdid berpendapat persaudaraan universal yang termasuk dalam cita-cita islam serta mempersatukan bangsa dan Negara,

Berorganisasi sangat penting dan merupakan hal yang pokok untuk menjalankan sebuah manajemen dalam kehidupan sehari-hari. Seringkali kita terjebak dengan persepsi yang salah memandang organisasi sebelah mata padahal semakin kita sibuk melakukan aktivitas yang bermanfaat semakin itu pula kita akan menjadi bijak dan pandai dalam mengatur masalah kehidupan,saya yakin orang yang berorganisasi dan orang yang tidak berorganisasi pasti beda baik dari segala hal,Allah pun menyuruh berorganisasi,bagaimana dengan kita,,? Mari kita bersama-sama membuat perubahan.






No comments:

Post a Comment